Sabtu, 04 Februari 2017

Hero Support Dota 2 yang Kehilangan Popularitasnya

Hero Support merupakan tulang punggung bagi sebuah tim. Mereka bertugas untuk mendukung Hero lain, misalnya saja Hero Carry untuk bisa memenangkan sebuah permainan.

Sebagai Hero Support, seseorang harus menyediakan berbagai hal yang dibutuhkan pemain lain. Misalnya saja membeli Ward, menyediakan dan membagi item penyembuh, dan sebagainya. Kebanyakan Hero Support beratribut Inteligence, dimana beberapa dari mereka juga memiliki skill disable atau magic damage yang tinggi. Namun dengan munculnya berbagai item baru, beberapa Hero Support yang dulunya bersinar, kini mulai redup. Banyak orang yang akhirnya meninggalkan mereka.

Siapa saja Hero Support di Dota 2 yang kehilangan popularitasnya? Yuk kita simak bersama DG Friends.

LION
Sebelumnya Hero yang satu ini menjadi pilihan favorit bagi para pemain dengan peran pendukung. Hal ini dikarenakan Lion memiliki dua kemampuan disable yang bagus, Earth Spike dan Hex, apalagi ia juga memiliki kemampuan untuk menghisap mana point lawannya, Mana Drain. Sayangnya kini Lion menjadi jarang dipakai. Alasan pertamanya adalah Lion kurang begitu mematikan diawal level, ia tidak memiliki skill yang bisa di spam dan juga magic damage-nya kecil. Jadi ia juga memerlukan level yang cukup agar bisa berguna, padahal Lion paling efektif ada di Safe Lane, tempat para Hard Carry melakukan farming.

Selain itu, beberapa Hero Offlane seperti Timbersaw juga menjadi ancaman Lion, bahkan mampu membuatnya tidak berkutik selama 3-4 menit pertama dalam permainan. Selain itu dengan hadirnya item Infused Raindrop, juga membuat serangan magic dari Lion (yang seharusnya memiliki kerusakan besar) terblok, jadi kini ia tidak bisa membunuh Hero Carry lawan dengan mudah.

BANE
Hampir sama dengan Lion, Bane paling efektif jika ia berada di Safe Lane. Untuk mendukung Hero Carry, ia memilih untuk mengganggu para Hero Offlane yang menjadi musuhnya. Namun, meskipun seorang Nuker, Bane membutuhkan dukungan teman yang kuat untuk bisa membunuh musuh diawal hingga tengah permainan. Apalagi, kini ada Infused Raindropyang sangat melemahkan kemampuannya. Jadi cukup beresiko jika teman yang ada di timmu tidak bisa berkoordinasi dengan baik dengan Bane. Jika ia tidak sukses diawal permainan (Gold dari membunuh Hero), ia akan kesulitan di tengah permainan karena kekurangan Gold.

Bane memang memiliki beberapa kombo kemampuan single-target yang sangat kuat. Tapi sayang kelemahannya kini sudah tersebar secara umum. Bane sangat lemah terhadap Hero yang mengendalikan illusion, misalnya Phantom Lancer, Naga Siren, Chaos Knight, dan sebagainya. Terlebih meta saat ini lebih banyak mementingkan teamfight.

DISRUPTOR
Disruptor memang dikenal sebagai Hero yang sangat efektif melawan Hero musuh yang memiliki pergerakan (mobilitas) tinggi. Namun kali ini kepopulerannya mulai turun secara mendadak, bahkan menjadi salah satu Hero yang diabaikan selama setahun terakhir. Hal ini dikarenakan Disruptor memiliki banyak skill aktif yang durasi cooldown-nya panjang. Jadi jika ia salah langkah, maka akan berdampak besar dalam permainan. Misalnya saja ketika ia harus mengontrol musuh atau menolong teman lain.

Selain itu skill disable dari Disruptor yang paling membahayakan musuh, Glimpse, dapat dihindari dengan menggunakan Manta Style. Mungkin tahun lalu trik ini jarang diketahui banyak orang, tetapi kini trik ini sudah hampir diketahui oleh banyak pemain Dota.

WINTER WYVERN
Di meta dimana banyak Hero illusion mulai dipakai, seharusnya Winter Wyvern sangat ideal digunakan untuk melawan mereka. Apalagi memiliki banyak kemampuan untuk mengutuk lawannya, ia menjadi Hero yang sangat efisien dalam pertempuran. Sayangnya tingkat keamanannya tidaklah seaman Hero Support lain yang juga sama-sama memiliki kemampuan yang kuat seperti Oracle dan Shadow Demon. Jadi biasanya ia lebih sering menjadi incaran utama musuh. Selain itu, meski kemampuannya kuat, durasi cooldown dari kemampuannya cukup tinggi, sehingga kesalahan langkah juga beresiko tinggi. Untuk itulah kenapa Winter Wyvern kini jarang sekali dipilih.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar